Dibalik Sebuah Penantian

Pekan lalu, Indonesia dihebohkan dengan Sebuah Penantian. Ada apa dengan Sebuah Penantian? Apakah Sebuah Penantian dapat membuat seseorang menjadi Protestan? Ataukah ia hanya film biasa seperti film-film lainnya?

Menurut sebagian sumber, Sebuah Penantian merupakan film yang diprakarsai oleh Billy Graham yang merupakan penasihat spiritual Bush. Diduga, Billy merupaka seorang Zionis-Kristen. Apa itu Zionis-Kristen?

Menurut Ridwan Saidi, banyak orang-orang Freemasonry dan orang-orang Yahudi Zionis lainnya yang menggunakan Kristen sebagai kedok untuk mempengaruhi dunia dan mengeliminasi paham-paham diluar Zionisme. Verenigde Oost Compagnie atau VOC merupakan organisasi Freemasonry yang juga berhasil menjajah Indonesia dan mengkristenkan sebagian penduduk Indonesia dengan iming-iming materi dan kedudukan. Kristen di sini tentunya adalah Yudeo-Kristen, sehingga terkenallah istilah Ziokindo (Zionis-Kristen Indonesia).

Sebenarnya, tanpa ditambahi ‘Zionisme’, Kristen itu sendiri lahir dari seorang bapak yang merupakan agen Zionis purba, yaitu Saulus alias Paulus. Ajaran yang dibawa Paulus mempunyai akar hingga ke Mesir Kuno. Lambang dan konsep ketuhanan Kristen benar-benar diadopsi dari Mesir Kuno. Bahkan konsep kelahiran, masa muda, pertarungan melawan kegelapan, kematian dan kebangkitan Tuhan adalah ajaran yang berasal dari agama Mesir Kuno yang menyembah Horus anak Osiris.

Sebuah Penantian adalah awal dari program missionaris Amerika yang tergabung dalam Gerakan My Hope. Sebagaimana VOC, mereka menginginkan terbentuknya negara Zionis-Kristen, yang akhirnya menjadi negara Zionis. Harapan-harapan seperti ini dapat Anda baca dalam Protocol of Zion.

Program My Hope seperti ular yang sedang membentuk lingkaran. Program ini akan bergerak dari satu negara ke negara lain. Setelah kembali ke Amerika, program ini akan kembali berputar. Wallahu a’lam.

Ular Simbolik1 Ular Simbolik2

Baca juga:
Ordo Rosicrucian (AMORC)
Saul to Paul
Paulus Nabi Palsu

Tinggalkan Balasan